test

Help me make the day, today. A fabulous one. Full of love, bless, and luck. Thank You. Amen

Tampilkan postingan dengan label Derita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Derita. Tampilkan semua postingan

Senin, 14 Juni 2010

Hati Tanpa Perisai

Tanpa perisai, hati sangatlah lemah.
Perisai perisai besi melindunginya,
Mereka membuat kita tetap tegar kokoh
Tak mudah tersakiti.

Namun, ketika dua insan memutuskan untuk membiarkan hati mereka dikunjungi cinta,
Mereka harus menukar perisai besi yg kokoh dengan cahaya cinta yang indah.

Sendirian, Perisai besi lah yang melindungi hatimu.
Keras, aman, namun kesepian tak berteman.

Berdua, Cahaya cinta kita lah yang saling melindungi satu sama lain.
Cahayaku memeluk hatimu, dan cahayamu membelai hatiku...
Kita bersatu dan tak ada apapun dari luar yg dpt menyakiti.
kecuali,... hanya dari kita sendiri.

Hati yang dikunjungi Cinta adalah hati yang tanpa Perisai.
Karena kita tak dapat menerima kehadiran Cinta bila hati ini tidak terbuka.

Maka jagalah hati yang tanpa perisai
Dari pedang kata-kata.
Karena hati ini terbuka dan lemah hanya untukmu.
Jangan cambuk remukkan dia.
Karena ketika perisai tlah terbuka,
Maka hati ini adalah milikmu dan aku tak lagi berdaya.

Hati tanpa perisai,
Jangan kau lukai.
Dan buat dia mati.

Selasa, 15 September 2009

Talkers. Troubles.

Pernah ngadepin orang yang ~Ngomoooooong mulu? Ga berenti-berenti.

Apalagi hal-hal yang dibahas biasanya tentang dirinya dan tetek bengek disekitar dirinya. Mulai dari bagaimana pintarnya dia mengatasi satu situasi, bagaimana 'hebat'nya dia di kalangan yg diceritakannya, sampai ke detil-detil yang bahkan ga tau apakah itu penting apa ga.

Hmm... jika dikira-kira... persentase bicara dia vs kamu = 80 vs 20

Yup, aku emang bukan tipe yang begitu banyak bicara sih. Tapi itu bukan berarti aku juga tipe yang punya ketahanan hebat dalam mendengar dan menampung 1000 topik per=menit kan?

Sebagai orang yang logis dan memiliki kemampuan reasoning serta memori yang cukup, tentu akan jadi amat berat memilah-milah topik dan fakta yang di
berondong kan ke kuping yang cuma sepasang ini. Secara tiba-tiba terjadi 'bottleneck' di jalur lalulintas syaraf-syaraf menuju otak. Apalagi jika dalam beberapa kesempatan pembahasan yang terjadi adalah tentang topik-topik dan fakta-fakta yang amat jelas sudah pernah di paparkan sebelumnya... duh! again??!

Well, for you talkers... give us a break will you?

Kasian juga sih sebenernya... mungkin mereka cuma ingin diterima, atau merasa ingin memberikan detil-detil tentang apa yang mereka lakukan... ingin orang tau kalau mereka capable akan sesuatu... Tapi, kalau dipikir-pikir... yah cukup melelahkan menghadapi orang seperti ini.

Seperti 'second-hand smokers'. Dia lega.. kita yang sengsara.
Kamu menyiksa temanmu dengan kata-kata yang tiada henti.

Ga heran jika 'Talkers' berujung dijauhi.
Karena, bagaimana cara membuat orang yang 'so full of him/herself' untuk memberi ruang bagi orang lain? Mereka membicarakan tentang hal-hal yang tidak ingin kamu ketahui/dengar.

Are you a good listener?

Saking panjangnya kata-kata itu, sampai aku hampir tak dapat mengingat cerita-cerita di awal pembicaraan dalam satu sesi.
"Talkers' sepert benar-benar menikmati suara mereka sendiri, terbuai dan melayang-layang bak onani. Onani di depan umum! Well, kenapa ga sekali-kali kalian menghadapi cermin, lalu lakukan yang biasa kalian lakukan di depan teman kalian?

Hmm... Apakah kau sanggup menghadapi dirimu dan kata-katamu yang panjaaaang dan seperti kereta yang tak terhenti untuk dirimu sendiri??

Jika Iya, berarti mungkin itu kebiasaan yang boleh diteruskan... berbica dengan dirimu di depan cermin... Noone suffers. World is in peace. Thanx to YOU. Yeah, You.

Jika Tidak, berikanlah kedamaian bagi lawan bicaramu. Bayangkan, kau bahkan tidak sanggup menghadapi dirimu dana kata-katamu sendiri kan? So, jangan berharap orang lain mau dan sanggup membuang waktunya untuk mendengar rentetan kereta kata-katamu.

So, you Listen to yourself. Dont let others so

Belajarlah memilah mana yang penting dan mana yang tidak. Belajarlah membuat intisari Topik.
Dan jika sesi obrolan kalian adalah dalam rangka have some fun or bersantai, maka belajarlah tentang topik-topik yang dimengerti bersama, menarik bagi kalian, di mana orang lain juga punya ketertarikan akan hal yang dibicarakan.

Mulailah coba itung perbandingan giliran berkata-kata. Jika terlalu banyak yang kau katakan, lawan bicara mulai gelisah, tidak fokus, mulai diam, cuek.... be sensitif ok?
Jika kau bilang tidak bisa membaca bahasa tubuh mereka, well.... silakan kursus Body Language aja deh.... ~psst dijamin itu akan berguna utk kamu dan sosialmu.

Oh ya, ada yg bilang.. 30 detik berbicara nonstop adalah sudah kepanjangan. Apakah kalian melakukan itu?

Dont Lose a friend. Keep your interest of yourself to you only.

Teman-teman peduli dengan teman yang menyenangkan.
Jika kenyataan emang tidak menyenangkan... jangan berharap temna-temanmu akan bertahan lama-lama duduk denganmu.

So bila kalian merasa seorang 'Talkers'... Kalian punya masalah. Obatilah. Silakan tersinggung. Yang aku inginkan adalah kebaikan. buat kalian dan buat pendengar kalian (yg makin menyusut tentunya)... dan buat ku juga.

Bagi 'Talkers' silakan berpendapat.. Bagi 'Listeners' ada usul lain?

Peace ~av

Jumat, 04 September 2009

I'm sorry for your beautiful tears

I don't know. What should I do. When I see you cry

I'm sorry. I know that you're very sad.

But somehow, the tears in your eyes make you look so beautiful that day.

I can see through you. I can see what you are made of.
The tears make you so real to me.

Oh, dear.
I wish that you could just come to me.
And let me take care of your heart...

put a smile again, upon your lovely face.

Oh, dear.
I wish that you could just tell me what to do.
So I don't just sit here and look at you....

Like a fool.

Sabtu, 21 Maret 2009

Aku Pergi

Kisi kisi ruang hati...

Berkelebat warna warna molekmu
Terusik aku oleh bisik surgamu
Aroma itu... Aroma yang dekat dan dalam
Aku takut, tapi tetap kuhirup
Di mana aku? Di mana aku saat ini?

Hembus nafas ditelingaku sebelum kata cinta
Tombak pesona hujam hati, sakit bahagia
Suara itu... Tawa bahagia yang meluluhku
Kupapar bayangmu, walau ku tau sakit
Ada apa denganku? Ruang apa lagi ini?

Belai belai pembunuh sepi
Jari jari penopang goyah
Helai helai kasih pembungkus hati
Semua indah melintas dan jelas

Tak terasa tergores senyum
Senyum hati yang dihuni cinta

Gemuruh hujan seketika bangunkan aku..
Dingin merinding menusuk aku menggigil

Ini bukanlah Nyata!
Senyata sebuah Dusta!
Yang telah kemudian aku tau.

Tapi... pagi ini yang buta
Satu serpihan besar hatiku masih dalam belenggu
Ruang kenangan tertatah teramat dalam penuh goresan
Rantai belati lukai dan belit langkahku

Aku tak mau ini!
Aku tak mau lagi!
Jangan lagi datang datang
Pergilah kau bayang bayang
Aku tak butuh ini!
Aku tak butuh kamu!

Cukup!
Lembut dan kasihku tak ada lagi
Kepingan ini terbuang dan sendiri

Aku berdiri dan menengadah pasti
Aku robek helai bayang indahmu
Aku patahkan tombak racun pesonamu
Aku cabut dan biarlah remas menganga
Aku bakar tetes tetes sumpahmu yang palsu!

Kisi kisi ruang hati...

Kau dan kepalsuanmu tak layak lagi di sini
Kau dan ragu yang abadi tak akan punya tempat


Kau lihat...
Aku dan kemurnianku kemudian benderang
Kau, masih saja melarikan diri dari itu semua
Ingkari kedewasaan yang bebanimu dengan tanggung jawab
Berputar jemu tak berkesudahan mencari ke akhir waktu

Kisi kisi ruang hati...

Tak akan ada lagi peluk bagi sepimu
Dan juga genggam penopang limbungmu
Tak ada lagi yang akan ada untukmu
Menangkapmu saat kau jatuh
Dan yang mengasihimu seperti aku.

Aku penuh luka, tapi masih kuberdiri.
Aku tak cintai kamu. Tak lagi.

Damailah sudah.

Aku pergi.


Sabtu 21 Maret 2009, 3:17:27

nada nada dan aku

dan malam duka, membalut luka
di ruang lara, kutangkap nada...


nada nadaku menjahit duka
dari tari tarimu menyayat hati

nada nadaku hidupkan asa
dari khianat cinta cambuk derita

nada nadaku tawarkan bara
dari mulutmu jahanam berbisa


nada nadaku tegakkan aku
nada nadaku bangunkan aku

mengalir deras bersemi mimpi
mengalun indah memeluk hati

nada nadaku membunuh kamu
nada nadaku musnahkan kamu


nada nada surga selimuti aku
ambil saja neraka jadi milikmu

nada nada surga membawa anugerah cinta...
yang kaurenggut, kaubunuh, dan hampir mati

-
redup dan lagi hidup
tak akan kubiarkan mati

sujudlah wahai kamu sujud
sebelum durhaka merenggut segalamu


nada nadaku goreskan senyum di wajahku
nada nadaku, tak pernah lagi ada kamu

Rabu, 21 Mei 2008

Cotton Bud nancep

Sakit gigi. Yup... perlu diceritakan betapa menderitanya??? hmm.. kayanya ga perlu dijelasin lagi kan? bayangin aja sendiri... pasti tau deh (dengan versi sakitnya masing2).
Itulah yang sedang melanda hari-hari ku beberapa hari ini. Klo mo dibilang Neraka Bumi mungkin itulah istilah yang tepat.... Membuatku pusing 1000 keliling (ak benar2 berkeliling kamar lho... mungkin ga sampe 1000 kali sih... tapi deket lah angkanya).
Aku dah nungging, jungkir balik, dan apa saja lah... tetep aja sakit ini ga hilang2... Paracetamol dah ga mempan. Kumur garam... kadang bisa kadang nggak....
Mo ke klinik tadi sinag... eh libur... ak muter2 pada tutup praktek DRG... Pusing!!!
Akhirnya ak terpaksa bertahan malam ini dengan ap yang ada. .. dengan harapan besok bisa ke DRG menghapus derita.

Here I am.... sukur aku ga ngaca... setelah frustasi dengan sakit ini... ak sepedaan ke Circle K... cari ponstan ga ada... ak ambil Panadol yg trnyata isinya sama aja : paracetamol 500mg... dan Neuralgin yg isinya Paracetamol 350mg plus ibuprofen dll.

Pulang sepedaan ak sikat neuralgin 2 biji.... sakitnya ga ilang...
Kumur air garam... tetep makin jadi......
Nungging2 tetep aja makin sakit.....
Mo nangis tapi ga keluar airmata.... so... useless i think... konyol jadinya.

Akhirnya ak entah dpt ide drmana.... ak ambil cotton bud...celupin ke air gram.... lalu kusumpalin ujungnya yg asin itu ke dalam lubang gigiku..!!!!

Feels Soooooooooooo Good!!!!!
Alhamdulillah.... ga tau knapa bisa enak gini.. mungkin juga pengaruh obat mulai bekkerja ato emang caranya harus kayak gini..... yg pasti enak....

Wew.... akhirnya ak rayakan dengan menikmati Saw4... (fil horor yang menjijikkan...tp ga tau knapa ak tetep nonton seri nya)...

Dan sekarang tampangku konyol banget....
Wajah tanpa ekspresi dengan cotton bud menyembul dari bibirku sebelah kanan.

Oke.. mudah2an besok penderitaanku berakhir.... ke dokter gigi!!!!
Ya Allah jagalah aku..ringankanlah penderitaanku dengan cara yang baik..
amiiinnn......

Mudah2an malam ini bisa tidur nyenyak sampe siang..biar ga ad sakit.
Amiinnn....