test

Help me make the day, today. A fabulous one. Full of love, bless, and luck. Thank You. Amen

Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Renungan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Juli 2012

The Strange One

I have always been the strange one.
An outsider with deviant thoughts and questions.
But that's what makes me ~me.
It was exhausting; uncomforting ~sometimes...
It was like being in the world that I was not supposed to.
Sometimes I think, how comforting it would be
to find someone who shares the same level of strangeness.
That must be heaven, which is worth fighting for.
a place where I would settle.


Senin, 09 Januari 2012

Sarcasm as a joke

Somehow I think that sarcasm (as a joke) is a form of art. 
Many said that it's a bad stuff for social, but I think it's more like a play on your communication boringness.
Like every other form of art, of course, only those who have sets of aligned mindset & references can laugh (or amazed) by the sarcasm. 
Sarcasm is more like a noir-drama with a comedy-ending twist. 
Tilt your angle a bit and eventually you'll see it as an (purely) entertainment. 


note: Praise your friends who use sarcasm as a joke. it can be hilariously funny! *wink*

Selasa, 03 Agustus 2010

Kini adalah Ilusi

 Jika ingin mengetahui apa-apa yang akan ada di depan, kamu harus cukup tau apa-apa yang ada di belakang.

Masa kini adalah ilusi.
Karena waktu tidak berhenti.

Ketika kamu diam dan berhenti untuk maju, sebenarnya kamu sedang mundur.


arievianza 3Agustus2010

Selasa, 25 Mei 2010

Mari melihat dan bersukur

Setiap orang selalu memiliki kebahagiaan dan anugerahnya sendiri-sendiri.
Tuhan telah membagikannya satu persatu secara adil.

Anugerah itu selalu ada di genggamanmu.
Kebahagiaan itu selalu ada di depan matamu.

Tinggal kamu saja yang mau memilih untuk melihatnya.. memeluknya...

atau ...tidak. Lalu memilih menjadi buta.

Jika jawabmu adalah iya, maka bersabarlah sembari bersukur.
Rasakan betapa berharganya hanya dengan menyadari bahwa kamu berdiri, bernapas...
Bersukurlah dengan senyum dan buang jauh-jauh protes dan komplain.

Anugerah hidup apapun bentuknya takkan pernah menjadi suatu anugerah,
jika manusia yang mendapatkannya menutup mata mereka.

Semoga kita menjadi manusia yang pandai bersukur dan dijauhkan dari iri dengki.

Amien.

Minggu, 28 Maret 2010

Bahagia, Damai. Mimpi?

Sepertinya semua orang berkoar dan bermimpi untuk Hidup Bahagia dan Damai.


Tapi tak semua dari mereka yang memilih bersikap seperti orang Bahagia dan menghargai Damai.


Keep on dreaming!

or Wake up and carve a smile! now!


arievianza
28mar2010 13:17

Selasa, 16 Maret 2010

Be Thankful

Aku akan selalu berusaha bisa mensukuri dan puas akan hal-hal kecil yang kudapat.


Karena aku mengerti...


Sesungguhnya tak ada hal yang cukup besar hingga dapat memuaskan kita kecuali hal-hal kecil yang telah berhasil kita kumpulkan dengan penuh rasa terimakasih dan rendah hati....


~arievianza

Rabu, 10 Februari 2010

Innovate

sometimes, you have to break things to make something better out of them. The point is ; keep innovating!

~arievianza
10feb2010 19:14

Damai Diri

Berdamailah dengan diri sendiri terlebih dahulu.
Perdamaian global adalah tautan rantai dari setiap perdamaian yang tercipta dalam setiap diri individu.

~arievianza
0.42 10feb2010

Selasa, 09 Februari 2010

Cermin Hidup

hidup adalah cermin.
dia akan memberikan kembali apa-apa yang kita beri padanya.

hukum keadilan yang berlaku mutlak untuk semua.
rumus yang t'lah digoreskan di sepanjang jalan kita.

ketika kita sedih dan merasa hidup adalah tak adil~ jangan.
karena keadilan selalu datang di waktunya buat kita.

ketika kita takabur dan mensia-siakan hidup,~ingat.
karena semua akan kemudian kembali pada kita.

kebaikan-kebaikan yang kita sebarkan, ia akan kembali.
keburukan-keburukan yang kita sergahkan, ia akan kembali.

semua, kembali.
berpantul, membayang.
adil.

sesungguhnya manusia yang berburuk sikap pada sesamanya,
dia sendiri takkan pernah sanggup menerima keburukan yang sama untuk dirinya.
maka berbaiklah...

dan sesungguhnya manusia yang berbaik-baik pada sesamanya,
dia tak perlu mengharap kembali karena hidup takkan lupa menganugerah kebaikan.
maka ikhlaslah...

~arievianza
9feb2010

Fairest Multiplier

Life is a multiplier. You give 1, It gives back 2. You punch once, It punches back twice. You give good deeds, It gives you happiness.

~arievianza
20.48 9feb2010

Senin, 08 Februari 2010

ruang sabar, ruang bahagia

semakin luas ruang sabar, semakin luas pula ruang untuk menampung kebahagiaan yang datang.

-arievianza

Minggu, 27 Desember 2009

Berduaan Setahun

satu genggaman
jemari-jemari

bertautan
berbagi


Udara berhembus dingin di cuaca akhir tahun yang basah dan menetes.
Hening rintik terhampar tak beraturan namun membentuk irama sepi.
Detik-detik berjalan mundur melepas untai permata waktu.
Jatuh bergulir satu persatu seperti air yang menetes perlahan.


dua pasang mata
satu hati

berbicara
dalam sepi


Di sana, jauh di hadapan mereka, ramai bersorak dan berpesta.
Meneriakkan kesepian dan pencarian ke angkasa yang kosong.
Terompet-terompet meneriakkan kata-kata semu pada sang peniup.
"Kau tak sendiri. Kau bahagia. Kau ada. Kau bermakna."

Di sini, angin menyibakkan rambut panjang dari matanya yang indah.
Berbinar-binar mewarnakan berjuta rasa yang terpancar dari hati.
Hening dan terasing memang, namun... dalam, dekat, dan berwarna makna.
Mereka hanya berdua. Namun Bahagia dan Warna adalah punya mereka.

Detik-detik berjalan mundur melepas untai permata waktu.
Jatuh bergulir satu persatu seperti air yang menetes perlahan.

Setetes detik yang kecil..
...menggeser hamparan tahun yang panjang.

Dua insan yang bersandar dalam hening...
...meredam riuh rendah dunia yang membahana.


Genggaman hati bersandar lewat jemari.
Lewati hari yang berlalu dengan pasti.

Bertahan melewati tahun yang berganti.
Berdua bersatu dan tak tergeser waktu.

satu genggaman
jemari-jemari

bertautan
berbagi

dua pasang mata
satu hati

berbicara
dalam sepi



~**Selamat Berpindah Tahun Baru... ^_^
Jika ini momen yang spesial bagi Anda...
habiskanlah bersama orang yang paling Anda sayangi dan yang paling menyayangi Anda.
Mungkin malam itu akan sepi... namun percayalah itu lebih dalam artinya bagi kalian...

~arievianza

Sabtu, 26 Desember 2009

kebahagiaan itu sederhana

kebahagiaan adalah hal kecil dan sederhana.
kebahagiaan lahir bersama setiap manusia.
hanya manusia yang mau dan memilih untuk melihat dan menghargai hal kecil itulah,
yang akan dengan mudah menorehkan senyum di wajahnya.

kebahagiaan bukan sesuatu yang bisa kamu kejar
semakin kau kejar semakin jauh kebahagiaan berlari.
kebahagiaan semu yang hanya akan membuat dirimu lelah.
hentikan langkahmu dan rasakan di dirimu...

biarkan bahagia menghampiri....

rasakan udara penuhi dada.
rasakan aliran darah aliri tubuh.
rasakan gerakan jari jemari menari.
rasakan suara hampiri telinga.
rasakan langkah kaki berlari.
rasakan dengup detak jantung
nikmat hidup hanya dari apa-apa yang kita miliki dari lahir.
anugerah kebahagiaan terbesar yang sering tak kita sadari.
anugerah yang sering kita abaikan dan kita rusak dengan sengaja.
menganggapnya hal biasa, menganggapnya sebuah hadiah murahan.

sampai ketika saat tubuh ini menolak untuk melayani kita
menolak karena tak lagi mampu menopang hidup
apalagi memberi senyum kecil yang harusnya mudah.

tak perlu kau tunggu saat itu hingga akhirnya kau mau melihat.

jika saja kita mulai bersukur akan apa yang kita miliki.
kita tak akan perlu hal lain untuk membuat kita bahagia.

jika saat ini kita masih bernapas...
maka belum terlambat untuk melihat...

menghargai anugerah dan membaginya dengan cinta.

~av 26des2009

katakan ya, tersenyumlah.

jika kau memilih bilang tidak,
maka dunia akan terus menggeleng padamu
...dan membuat sebutir kerikil bagaikan segunung masalah.


katakan ya!
dan dunia akan selalu mengangguk padamu
...dan memberikan senyumnya lewat hal-hal yang sederhana.

Kamis, 03 Desember 2009

Arti Kebahagiaan

ketidakhabispikiran....

betapa kebahagiaan adalah hal yang rumit
betapa penderitaan lebih sering menghampiri
betapa cobaan dapat datang dan menghunjamkanku dalam
seperti tiada habis-habisnya.

Namun... aku juga sadar akan keberadaan naluri ini
Dia tak bersedia menyerah dan selalu menegakkan kaki-kakiku
Hingga ku kembali tegak ~menapak ~mendaki ... lagi.

Aku pernah terpuruk tercambuk terbeban.
Tak makin ringan semakin hari.
Seperti tak mungkin itu kan berhenti.

Namun... aku kemudian terjaga.
Aku masih hidup dan melewati itu semua
Aku masih juga berjalan menatap hari
Aku terus bangkit.

Setiap seratus cambuk menumbuhkan seribu tekad
Setiap seribu beban membangunkan sejuta asa
Dan aku tahu di satu titik mereka akan kalah.

Pelan dan pasti...
Kurasakan setiap saat Kaki ini semakin kokoh.
Kurasakan Dada ini semakin bertambah ruang.
Aku hidup!

Pada akhirnya aku berpikir...
semakin rendah aku pernah berada dalam jurang penderitaan..
...makin tinggi menara kebahagiaan yang dapat aku daki.

Dan aku pun berserah. Akan apa-apa yang terjadi.

Namun bukan menyerah.

Sampai kemudian pada titik terjauh di mana aku bersukur~ hanya karena merasakan nikmatnya setiap saat udara memenuhi paru-paruku.

Aku tak takut.

Aku bersukur.

Dan... aku bahagia.


~av

originally posted from my FB note @ 1dec2009Tues at 21:43

arti dari diri

~
ini semua bermula dari sini
dan akan kembali berakhir di sini
seperti cara kerja dunia biasanya

namun manusia berputar
mencari makna makna lain
walau berakhir di tempat yang sama

evolusi ruang pikir yang terhenti
ditempa waktu namun membatu
kepercumaan berdalih ketakberdayaan

jika hanya kau mau melihat
akankah kau mau mengerti
mulaikah kau mau peduli

arti dari diri, ...dimulai dari diri

cuma itu.

memberi arti bagi diri...
memberi arti bagi dunia.
memberi arti bagi hidup.

cuma itu caranya.

...hingga aku kemudian bertanya:

"siapa yang bisa menghargai seorang yang bahkan tidak mau berpikir untuk bisa menghormati dirinya sendiri?"

...hingga kemudian aku hanya diam,


...dan aku kini memikirkanmu,
yang kini bersamaku

-arievianza
originally posted from my FB note @Tuesday, 24 November 2009 at 04:27

Minggu, 20 September 2009

Setetes dari Gambar yang Lebih Besar.

Berdamai...
Berbaik-baik...
dan Bermaaf-maafan lah
Bukan karena kalian harus...
Bukan karena ini hari khusus..

Tapi karena kalian sadar dan butuh.
Akan Cinta dan Damai.


Mari kita mulai mengisi hati kita dengan semangat yang sama... di hari apa saja, minggu, bulan, atau tahun apa saja.


Idul fitri dan Ramadhan adalah hanya setetes contoh..
Di mana kita melatih diri menahan emosi, untuk kemudian saling memaafkan. Saling menjamu. Duduk bersama. Mengisi hati dengan Cinta dan Kasih Sayang.

Agar kita dapat melihat Kenyataan yg lebih besar.
Perdamaian yang lebih global.
Tanpa memisah-misahkan golongan, kepercayaan, tradisi, warna kulit, ..ini untuk siapa saja.

Ini Damai Untuk seluruh umat manusia.

Rabu, 16 September 2009

Maukah Kamu Seperti Waktu?

Sungguh mengagumkan...

Waktu

Dia dapat meringankan beban-beban atau menambah beratnya.
Dia dapat menyembuhkan yang hidup atau juga membunuhnya.

Sungguh kuasa

Waktu

Menjahit luka-luka atau merobeknya hingga tak berbentuk.
Menjalin dua lembar hati atau merobek lembaran itu hingga terpisah.

Tapi waktu bekerja sendiri.
Tak dapat kau pengaruhi
Tak dapat kau buat berhenti.

Dan waktu cuma waktu
Semau dia berjalan.
Sewenang-wenang tanpa ampun

~
Sekuasa-kuasanya waktu.

Dia tak dapat menoleh ke belakang
Dia tak dapat memudakan yang tua
Dia tak berbelas kasih
Dia tak punya rasa

Karena waktu tak punya hati.

Haruskah kita seperti waktu?

Selasa, 15 September 2009

Talkers. Troubles.

Pernah ngadepin orang yang ~Ngomoooooong mulu? Ga berenti-berenti.

Apalagi hal-hal yang dibahas biasanya tentang dirinya dan tetek bengek disekitar dirinya. Mulai dari bagaimana pintarnya dia mengatasi satu situasi, bagaimana 'hebat'nya dia di kalangan yg diceritakannya, sampai ke detil-detil yang bahkan ga tau apakah itu penting apa ga.

Hmm... jika dikira-kira... persentase bicara dia vs kamu = 80 vs 20

Yup, aku emang bukan tipe yang begitu banyak bicara sih. Tapi itu bukan berarti aku juga tipe yang punya ketahanan hebat dalam mendengar dan menampung 1000 topik per=menit kan?

Sebagai orang yang logis dan memiliki kemampuan reasoning serta memori yang cukup, tentu akan jadi amat berat memilah-milah topik dan fakta yang di
berondong kan ke kuping yang cuma sepasang ini. Secara tiba-tiba terjadi 'bottleneck' di jalur lalulintas syaraf-syaraf menuju otak. Apalagi jika dalam beberapa kesempatan pembahasan yang terjadi adalah tentang topik-topik dan fakta-fakta yang amat jelas sudah pernah di paparkan sebelumnya... duh! again??!

Well, for you talkers... give us a break will you?

Kasian juga sih sebenernya... mungkin mereka cuma ingin diterima, atau merasa ingin memberikan detil-detil tentang apa yang mereka lakukan... ingin orang tau kalau mereka capable akan sesuatu... Tapi, kalau dipikir-pikir... yah cukup melelahkan menghadapi orang seperti ini.

Seperti 'second-hand smokers'. Dia lega.. kita yang sengsara.
Kamu menyiksa temanmu dengan kata-kata yang tiada henti.

Ga heran jika 'Talkers' berujung dijauhi.
Karena, bagaimana cara membuat orang yang 'so full of him/herself' untuk memberi ruang bagi orang lain? Mereka membicarakan tentang hal-hal yang tidak ingin kamu ketahui/dengar.

Are you a good listener?

Saking panjangnya kata-kata itu, sampai aku hampir tak dapat mengingat cerita-cerita di awal pembicaraan dalam satu sesi.
"Talkers' sepert benar-benar menikmati suara mereka sendiri, terbuai dan melayang-layang bak onani. Onani di depan umum! Well, kenapa ga sekali-kali kalian menghadapi cermin, lalu lakukan yang biasa kalian lakukan di depan teman kalian?

Hmm... Apakah kau sanggup menghadapi dirimu dan kata-katamu yang panjaaaang dan seperti kereta yang tak terhenti untuk dirimu sendiri??

Jika Iya, berarti mungkin itu kebiasaan yang boleh diteruskan... berbica dengan dirimu di depan cermin... Noone suffers. World is in peace. Thanx to YOU. Yeah, You.

Jika Tidak, berikanlah kedamaian bagi lawan bicaramu. Bayangkan, kau bahkan tidak sanggup menghadapi dirimu dana kata-katamu sendiri kan? So, jangan berharap orang lain mau dan sanggup membuang waktunya untuk mendengar rentetan kereta kata-katamu.

So, you Listen to yourself. Dont let others so

Belajarlah memilah mana yang penting dan mana yang tidak. Belajarlah membuat intisari Topik.
Dan jika sesi obrolan kalian adalah dalam rangka have some fun or bersantai, maka belajarlah tentang topik-topik yang dimengerti bersama, menarik bagi kalian, di mana orang lain juga punya ketertarikan akan hal yang dibicarakan.

Mulailah coba itung perbandingan giliran berkata-kata. Jika terlalu banyak yang kau katakan, lawan bicara mulai gelisah, tidak fokus, mulai diam, cuek.... be sensitif ok?
Jika kau bilang tidak bisa membaca bahasa tubuh mereka, well.... silakan kursus Body Language aja deh.... ~psst dijamin itu akan berguna utk kamu dan sosialmu.

Oh ya, ada yg bilang.. 30 detik berbicara nonstop adalah sudah kepanjangan. Apakah kalian melakukan itu?

Dont Lose a friend. Keep your interest of yourself to you only.

Teman-teman peduli dengan teman yang menyenangkan.
Jika kenyataan emang tidak menyenangkan... jangan berharap temna-temanmu akan bertahan lama-lama duduk denganmu.

So bila kalian merasa seorang 'Talkers'... Kalian punya masalah. Obatilah. Silakan tersinggung. Yang aku inginkan adalah kebaikan. buat kalian dan buat pendengar kalian (yg makin menyusut tentunya)... dan buat ku juga.

Bagi 'Talkers' silakan berpendapat.. Bagi 'Listeners' ada usul lain?

Peace ~av

Rabu, 29 Juli 2009

Renungan Langkah Pagi

Jangan menyerah ketika kamu di bawah. Rejeki sdh ada yg atur. Jangan congkak ketika kamu di atas. Karena tidak ada yang kekal. Roda selalu berputar.

Dan semua manusia ~tak peduli Agama, Pangkat, Harta... adalah sama.
Kecantikan fisik adalah bukan hal abadi yang patut dibanggakan sebelum kau menghias indah Hatimu dengan kebaikan dan kasih pada sesama. Itulah kecantikan yang sebenarnya.

Kamu takkan memerlukan harta sebanyak yang kau kira.
Jika semua sudah berlebih, bayangan rasa bahagia takkan hadir persis seperti yang kau bayangkan sebelumnya.

Belanjakan atau Bagilah!
Itu kedengaran terasa lebih menyenangkan... ya ga? :D

Orang-orang tak berhiasan materi, bukan patokan akan memandang kebahagiaan seseorang. Tidak semua orang dengan sengaja menumpuk hartanya. Ada beberapa yang memilih untuk tidak mengejar itu. Karena masih banyak arti hidup dan kebahagiaan yang kita bisa dapatkan dari hal-hal lain yang bahkan jauh lebih baik dan mulia dari sekedar besarnya uang tabungan kita.

Banyak hal sederhana yang amat indah, amat natural, namun sering kita lewatkan. Look Around! Berjalan kakilah! Banyak sisi romantis dunia yang akan kau temukan di sepanjang jalan.

Dan jika kau bahagia.
Bagilah!

Semua yang kamu punya... Cinta, Harta, Berkah, Kedamaian, dan Kebahagiaan serta segalanya... tak kan menjadi lebih berarti dan memiliki arti besar... sebelum kau membaginya ke orang lain yang tepat....

Jika kau mencintai seseorang, cintailah dengan sepenuh hati. Cinta tidak di design untuk di pakai setengah-setengah, atau kau takkan bisa merasakan kebahagiaan yang utuh.

Tak ada hal yang membuatmu lebih aman kecuali sebuah keluarga yang akrab dan dekat. Tempat kamu kembali dan membantumu di saat-saat penat dunia. Kembali tertawa, bermain, dan menjadi seorang anak serta bermanja-manja :)

Maka bentuklah keluarga. Itu adalah hal yang indah. Sebuah rumah mungil, Kekasih hidup, dan anak-anak yang lucu yang berlarian dan bergulingan....Aaahh... Itulah surgamu.

So, hiduplah sederhana dan seperlunya... berdoa dan selalu tersenyum.. maka hidupmu akan bercahaya.

:)
Aaahhh.. kurasa hari ini akan jadi hari yang indah...

Why Wait? Put Your Smile On!!