~Kisah nyamuk malam; yang menyedot sari udang seharga Rp. 100 ribu.
~Story of night mosquito; sucking essence of Rp. 100 thousands shrimp.
(a very very quick drawing)
~based on a very (distorted) true story
test
Help me make the day, today. A fabulous one. Full of love, bless, and luck. Thank You. Amen
Senin, 28 Juni 2010
Minggu, 27 Juni 2010
Disapu romansa lama
~
Benar-benar merindukan Romansa itu
Yang kita lakukan adalah menikmati waktu.
Bergulir dengan lambat namun manis terisi.
Embun pagi dan jangkrik malam
Putaran hari yang indah
Tercium aroma setelah hujan
...dan akupun tersapu.
~
Gelak tawa dan senyum ramah
bersambut dan tak kunjung pupus
Tiada beban dunia yang setara
Takkan bisa ia menghapus
Teman dan alam
Tempat dan canda
Kapan aku bisa kembali kesana?
Menyapa engkau
Benar-benar merindukan Romansa itu
Keakraban, Keramahan, Ketenangan, dan Atmosfer Yogyakarta.
Teman dan kerabat untuk selamanya~
Benar-benar merindukan Romansa itu
Yang kita lakukan adalah menikmati waktu.
Bergulir dengan lambat namun manis terisi.
Embun pagi dan jangkrik malam
Putaran hari yang indah
Tercium aroma setelah hujan
...dan akupun tersapu.
~
Gelak tawa dan senyum ramah
bersambut dan tak kunjung pupus
Tiada beban dunia yang setara
Takkan bisa ia menghapus
Teman dan alam
Tempat dan canda
Kapan aku bisa kembali kesana?
Menyapa engkau
Benar-benar merindukan Romansa itu
Keakraban, Keramahan, Ketenangan, dan Atmosfer Yogyakarta.
Teman dan kerabat untuk selamanya~
Senin, 14 Juni 2010
Hati Tanpa Perisai
Tanpa perisai, hati sangatlah lemah.
Perisai perisai besi melindunginya,
Mereka membuat kita tetap tegar kokoh
Tak mudah tersakiti.
Namun, ketika dua insan memutuskan untuk membiarkan hati mereka dikunjungi cinta,
Mereka harus menukar perisai besi yg kokoh dengan cahaya cinta yang indah.
Sendirian, Perisai besi lah yang melindungi hatimu.
Keras, aman, namun kesepian tak berteman.
Berdua, Cahaya cinta kita lah yang saling melindungi satu sama lain.
Cahayaku memeluk hatimu, dan cahayamu membelai hatiku...
Kita bersatu dan tak ada apapun dari luar yg dpt menyakiti.
kecuali,... hanya dari kita sendiri.
Hati yang dikunjungi Cinta adalah hati yang tanpa Perisai.
Karena kita tak dapat menerima kehadiran Cinta bila hati ini tidak terbuka.
Maka jagalah hati yang tanpa perisai
Dari pedang kata-kata.
Karena hati ini terbuka dan lemah hanya untukmu.
Jangan cambuk remukkan dia.
Karena ketika perisai tlah terbuka,
Maka hati ini adalah milikmu dan aku tak lagi berdaya.
Hati tanpa perisai,
Jangan kau lukai.
Dan buat dia mati.
Perisai perisai besi melindunginya,
Mereka membuat kita tetap tegar kokoh
Tak mudah tersakiti.
Namun, ketika dua insan memutuskan untuk membiarkan hati mereka dikunjungi cinta,
Mereka harus menukar perisai besi yg kokoh dengan cahaya cinta yang indah.
Sendirian, Perisai besi lah yang melindungi hatimu.
Keras, aman, namun kesepian tak berteman.
Berdua, Cahaya cinta kita lah yang saling melindungi satu sama lain.
Cahayaku memeluk hatimu, dan cahayamu membelai hatiku...
Kita bersatu dan tak ada apapun dari luar yg dpt menyakiti.
kecuali,... hanya dari kita sendiri.
Hati yang dikunjungi Cinta adalah hati yang tanpa Perisai.
Karena kita tak dapat menerima kehadiran Cinta bila hati ini tidak terbuka.
Maka jagalah hati yang tanpa perisai
Dari pedang kata-kata.
Karena hati ini terbuka dan lemah hanya untukmu.
Jangan cambuk remukkan dia.
Karena ketika perisai tlah terbuka,
Maka hati ini adalah milikmu dan aku tak lagi berdaya.
Hati tanpa perisai,
Jangan kau lukai.
Dan buat dia mati.
Selasa, 25 Mei 2010
Mari melihat dan bersukur
Setiap orang selalu memiliki kebahagiaan dan anugerahnya sendiri-sendiri.
Tuhan telah membagikannya satu persatu secara adil.
Anugerah itu selalu ada di genggamanmu.
Kebahagiaan itu selalu ada di depan matamu.
Tinggal kamu saja yang mau memilih untuk melihatnya.. memeluknya...
atau ...tidak. Lalu memilih menjadi buta.
Jika jawabmu adalah iya, maka bersabarlah sembari bersukur.
Rasakan betapa berharganya hanya dengan menyadari bahwa kamu berdiri, bernapas...
Bersukurlah dengan senyum dan buang jauh-jauh protes dan komplain.
Anugerah hidup apapun bentuknya takkan pernah menjadi suatu anugerah,
jika manusia yang mendapatkannya menutup mata mereka.
Semoga kita menjadi manusia yang pandai bersukur dan dijauhkan dari iri dengki.
Amien.
Tuhan telah membagikannya satu persatu secara adil.
Anugerah itu selalu ada di genggamanmu.
Kebahagiaan itu selalu ada di depan matamu.
Tinggal kamu saja yang mau memilih untuk melihatnya.. memeluknya...
atau ...tidak. Lalu memilih menjadi buta.
Jika jawabmu adalah iya, maka bersabarlah sembari bersukur.
Rasakan betapa berharganya hanya dengan menyadari bahwa kamu berdiri, bernapas...
Bersukurlah dengan senyum dan buang jauh-jauh protes dan komplain.
Anugerah hidup apapun bentuknya takkan pernah menjadi suatu anugerah,
jika manusia yang mendapatkannya menutup mata mereka.
Semoga kita menjadi manusia yang pandai bersukur dan dijauhkan dari iri dengki.
Amien.
Minggu, 28 Maret 2010
Bahagia, Damai. Mimpi?
Sepertinya semua orang berkoar dan bermimpi untuk Hidup Bahagia dan Damai.
Tapi tak semua dari mereka yang memilih bersikap seperti orang Bahagia dan menghargai Damai.
Keep on dreaming!
or Wake up and carve a smile! now!
arievianza
28mar2010 13:17
Labels:
hidup,
Ketidakhabispikiran,
Renungan
Langganan:
Komentar (Atom)
